Home > Catatan Seorang Guru > Muridku bertanya tentang …

Muridku bertanya tentang …

SMS Santet dan Sugesti Negatif

Saya ditanya, pak apa bener sms santet itu bisa menyebabkan kematian penerimanya? Kalau bisa kenapa pak secara biologi? Itu sepenggal pertanyaan dari murid saya yang ditanyakan saat diskusi pelajaran di kelas. Ada-ada saja pertanyaannya.

Sekedar meluruskan, sebagaimana telah diberitakan oleh Batam Pos yang telah mengadakan penelusuran akhirnya telah diketahui siapa penyebar ‘SMS Maut‘ itu, yang ternyata seorang ABG perempuan (bukan dukun santet) yang iseng saja mengerjai teman-temannya di Tanjung Uban Bintan, Kepri. “Awalnya sms saya kirim untuk mengusili teman-teman saya” ucap ABG yang mengaku kepada Batam Pos,.

Adapun isi sms tadi yaitu meminta teman-temannya untuk berhati-hati jika menerima telp dari 0866 dengan tampilan warna merah dilayar ponsel. sebaiknya tidak diangkat karena bisa menyebabkan kematian. Masih menurut sms tadi, di Jakarta disebutkan sudah ada korbannya yang meninggal dunia setelah menerima sms tersebut. untuk meyakinkan teman-temannya, ia lalu meminta teman-temannya untuk menyebarkan sms itu. Ia tidak menyangka jika sms isengnya menyebar luas hingga ke luar kepri. Untuk itu, ia perlu meluruskan agar tidak meresahkan warga.

Kalaupun benar ada yang meninggal dunia akibat menerima ‘SMS Maut’ itu, lebih disebabkan karena efek psikologis yang ditimbulkan oleh isu ‘SMS Maut’ itu dan bukan karena santet.

 

Sugesti Negatif Menyebabkan Peningkatan Tekanan Darah

Saat seseorang yang menerima ‘SMS Maut’ itu memiliki pikiran negatif, semisal takut akan santet yang mengakibatkan kematian, takut celaka dll maka di otaknya timbul sugesti negatif. Apabila sugesti negatif ini bertahan lama, maka akan menyebabkan molekul-molekul air di dalam tubuh mengalami perubahan formasi menjadi merusak (baca buku keajaiban air, karya Dr. Masaru Emoto). Bukankah tubuh kita dibangun oleh air ± 70%? Air dalam sel-sel otak kita kemudian akan mengawali perangsangan impuls ke bagian tubuh yang lain (kelenjar adrenal, pons dan medulla) dan merangsang kecepatan pernafasan, denyut jantung, aliran darah yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Tekanan darah ini sebenarnya sesuatu yang alami. Namun, apabila ada penumpukan kolesterol (plak) di dalam pembuluh darah jantung atau otak, tekanan darah ini dapat mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah yang dapatdiikuti dengan pecahnya pembuluh darah di jantung atau otak. Inilah yang disebut serangan jantung atau stroke.

Mungkin, apabila benar ada yang meninggal karena menerima ‘SMS Maut’ itu, lebih dikarenakan sugesti negatif dari orang tersebut dalam menyikapi sms tersebut. Bukan karena kekuatan magic di balik sms itu. Toh, sudah terbukti pelakunya adalah ABG yang iseng, bukan dukun santet. Akhirnya mari kita tidak mudah membuat sugesti negatif dalam menyikapi apa saja. Semoga sehat selalu dalam lindungan-Nya.Amin

Categories: Catatan Seorang Guru
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: