Tokoh Indonesia Favorit

March 28, 2009 Leave a comment

Pak Djoko T. Iskandar, Ahli Herpetolog Indonesia

Walaupun saya bukan mahasiswa didikannya langsung, sebab saya kuliah di UNJ, namun saya banyak belajar dan membaca tulisan-tulisan beliau terutama tentang spesialisasinya yaitu Katak. Saya mengagumi beliau dan ingin membaginya untuk kalian semua. Tulisan ini saya ambil dari kompas. Selamat membaca.

pak djoko t iskandar

BAGI sebagian orang, katak dan kodok adalah hewan yang menjijikkan karena kulitnya berlendir, bahkan ada yang beracun. Namun, bagi Djoko Tjahjono Iskandar, herpetolog atau peneliti reptil dan amfibi dari Institut Teknologi Bandung, katak adalah salah satu amfibi yang seksi dan khas.

Katak dengan warna kulitnya, cara hidup, hingga bentuknya yang beraneka ragam menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan, karena bisa hidup di air dan di darat, katak dapat digunakan untuk mengukur adanya kerusakan lingkungan hidup. Cacat atau hilangnya jenis katak tertentu bisa menjadi indikasi kerusakan lingkungan.

“Keanekaragaman katak di Indonesia adalah surga bagi peneliti. Kini baru 400-500 spesies katak yang ditemukan di Indonesia. Kemungkinan besar masih banyak katak yang menunggu ditemukan,” katanya.

Djoko membuktikannya sendiri dengan menjelajah ke berbagai tempat di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, hingga Papua. Hasil penelitiannya antara lain 16 jenis baru katak, diakui sebagai kontribusi yang penting.

Oleh karena itu, para peneliti asing mengabadikan penemuan ini untuk menghormati dia, antara lain dengan menamakan temuannya sebagai Collocasiomya iskandari (2000), Luperosaurus iskandari (2003), Fejervarya iskandari (2004), dan Draco iskandari (2007).

Ia juga melakukan penelitian ilmiah pada beberapa katak khas Indonesia lainnya, seperti katak tanpa paru-paru, yakni katak kepala pipih kalimantan (Barbourula kalimantanensis).

Sempat mendeskripsikan jenis itu pada 1978, Djoko berhasil menemukan kembali tahun 2007 di Taman Nasional Baka Bukit Raya, Kalimantan Barat. Katak ini merupakan satu-satunya katak di dunia yang bernapas tanpa paru-paru, tetapi menggunakan kulit. Nenek moyangnya diyakini sudah ada sejak 50 juta tahun lalu.

International Union for Conservation of Nature lalu memberikan perlindungan kepada katak kepala pipih sebagai satwa yang terancam punah. Diperkirakan jumlahnya terbatas dan merupakan endemik di Kalimantan.

Djoko juga menemukan katak unik lain di Sulawesi tahun 1989. Uniknya, katak yang hingga kini belum diberi nama itu tak bertelur, tetapi merupakan katak pertama di dunia yang melahirkan kecebong.

Minim informasi

Keahlian menemukan dan mendeskripsikan berbagai macam katak spesies baru itu tak didapat Djoko dengan mudah. Minimnya data membuat dia harus mengawali studi katak dari penduduk kampung hingga berkorespondensi dengan ahli katak terkemuka dunia.

Satu per satu peneliti katak dunia dia kirimi surat berisi pertanyaan dan penelitian tentang katak di Asia atau Indonesia. Peneliti hewan terkenal dunia yang dihubunginya antara lain RF Inger.

“Jawabannya memakan waktu yang lama. Saat itu teknologi belum maju karena kami hanya memakai jasa pos. Namun, hati saya sangat senang karena data yang diberikan banyak dan lengkap,” kata pengajar Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB ini.

Ia juga banyak belajar dari penduduk lokal. Salah satu pengalamannya ketika mencari katak di hutan Sulawesi tahun 1990-an. Sebagai orang baru di dunia katak, ia bersemangat masuk hutan hendak mencari katak pada siang hari. Namun, hal itu justru mengundang tanya penduduk setempat.

Seorang penduduk mengatakan, mencari katak pada siang hari itu tindakan sia-sia. Waktu ideal mencari katak ternyata malam hari. Dia sadar, pengalamannya di dunia katak belum banyak.

Hal serupa dia alami ketika mencari katak kepala pipih di Kalimantan pada 2007. Ia buta tentang tempat tinggal dan cara hidup katak kepala pipih. Satu-satunya informasi adalah katak yang pernah dibawa temannya, seorang ahli ikan, dari Kalimantan tahun 1978. Jadilah, hingga hari ke-10 ia belum menemukan si kepala pipih. Padahal, biasanya katak dengan informasi lengkap bisa ditemukan dengan segera.

Baru pada hari ke-12, timnya menemukan dua ekor katak kepala pipih yang hidup di bawah batu sekitar sungai. Namun, saat hendak diteliti dan dimasukkan ke dalam ember, katak itu mati.

“Sampai mati dua ekor katak. Setelah dibedah, baru diketahui dia tak punya paru-paru. Katak itu ternyata bernapas menggunakan kulit,” katanya.

Meski telah menemukan berbagai katak spesies baru, Djoko belum merasa puas. Ia yakin, masih banyak jenis katak lain yang hidup dan belum pernah ditemukan di Indonesia.

Minimnya informasi itu adalah ironi. Sebab, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah spesies katak yang banyak, tetapi tak lebih dari 20 peneliti katak di negeri ini.

“Berbeda dengan negara-negara di Eropa. Di tiap negara minimal ada seorang herpetolog. Data yang dimiliki sangat lengkap, dari nenek moyang katak hingga yang kini masih hidup. Padahal, di dataran Eropa katak hanya sekitar 40 jenis,” ujarnya.

Warisan dunia

Belajar dari pengalaman itu, Djoko mulai rajin menulis buku dan publikasi di berbagai tempat. Hingga kini 68 publikasi internasional dan sembilan buku telah diterbitkan. Selain itu, 45 publikasi nasional dan 10 buku bisa dinikmati masyarakat.

Bahkan, lebih dari 100 presentasi internasional dan nasional telah dia lakukan. Tempatnya pun bermacam-macam, dari ruang seminar internasional di Singapura hingga kebun binatang di Bandung.

Akan tetapi, menurut Djoko, usaha itu harus ditingkatkan, terutama dengan menambah jumlah peneliti katak. Meski tak berpotensi menambah pundi harta peneliti, penelitian katak adalah usaha pertanggungjawaban pada keanekaragaman hayati Indonesia. Bahkan, mungkin suatu hari nanti ada kegunaan lain dari hasil penelitian berbagai katak tersebut.

Katak, diyakini Djoko, bisa dipublikasikan, baik sebagai lambang daerah atau taman nasional. Dia berharap, setelah dikenal masyarakat, ekosistem dan keberlangsungan hidup katak bisa terjaga.

Selain itu, masih banyak kemungkinan yang bisa digali. Contohnya, berbagai pertanyaan pada penelitian katak berkepala pipih.

“Dunia ini masih memiliki banyak ilmu yang belum digali. Tugas semua pihak adalah hadir di sana, mencari ide baru, lantas mengabarkannya kepada semua orang. Itulah inti dari hadirnya ilmu dalam masyarakat,” katanya.

Sumber : Kompas Cetak, 24 Maret 2009. Ditulis oleh : Cornelius Helmy Herlambang

|

Advertisements
Categories: Catatan Seorang Guru

Kabar-Kabar

February 15, 2009 Leave a comment

Seputar Keputihan dan Mengatasinya

Keputihan atau Leukore adalah cairan / sekret vagina yang bukan darah dan keluar secara berlebihan. Normalnya sekret vagina tersebut diproduksi dalam jumlah yang sedang, berwarna bening, memiliki bau khas dan tidak disertai rasa gatal. Dalam keadaan tertentu, misalnya karena adanya rangsangan seksual, ovulasi (pelepasan telur) atau menjelang menstruasi, dan kehamilan, terjadinya peningkatan sekret vagina masih dianggap normal selama tidak ada gejala lainnya yang mengganggu.

Jika terdapat perubahan gambaran normal, misalnya sekret berwarna kehijauan, putih kental, kekuningan, ada darah atau berbau amis dan gatal, maka kita harus waspada terhadap munculnya “Si Putih”. Gejala yang timbul bisa juga disertai dengan demam, nyeri menahun pada daerah perut atau panggul, atau gangguan saat BAK.

Jadi tidak semua keputihan memerlukan pengobatan. Sedangkan keputihan yang abnormal banyak penyebabnya dan harus diobati. Keluhan dan gejala pada keputihan yang abnormal adalah sbb

1.      Sekret yang berlebihan dan berwarna seperti susu dan menimbulkan     rasa gatal, biasanya disebabkan infeksi jamur Candida albicans. (Hapir 80% keputhan disebabkan oleh jamur ini).

2.      Sekret berlebihan dan berwarna putih kehijauan atau kekuningan disertai     bau yang tidak sedap, kemungkinan disebabkan infeksi bakteri Trichomonas sp atau     infeksi menular seksual

3.      Keputihan disertai nyeri perut atau nyeri panggul dan badan terasa sakit    serta meriang, kemungkinan akibat infeksi pada organ dalam panggul,    misalnya infeksi pada saluran telur.

4.      Keputihan berupa nanah disertai  rasa sakit dan rasa  terbakar saat    berkemih , terjadi beberapa waktu setelah hubungan seksual,    kemungkinan penyebabnya adalah infeksi pada mulut rahim akibat infeksi    menular seksual.

5.      Sekret kecoklatan seperti darah setelah senggama kemungkinan akibat     erosi/ luka pada mulut rahim (porsio).

6.      Sekret yang bercampur darah, disertai bau yang khas akibat banyaknya     sel-sel yang mati, biasanya disebabkan oleh keganasan.

Kebersihan vagina perlu dijaga dengan baik, tidak disarankan untuk menggunakan bahan-bahan yang dapat mengiritasi kulit vagina, misalnya menggunakan feminim hygiene products atau sabun khusus yang berparfum atau deodoran. Perlu diingat bahwa vagina memang memiliki bau khas yang sebenarnya tidak mengganggu, kecuali jika memang ada penyakit. Membersihkan daerah tersebut cukup dengan membasuhnya dengan air bersih serta mengeringkannya dengan tisu dari arah atas ke bawah. Jangan terbalik, jika cara membersihkannya terbalik, maka kuman-kuman dari daerah anus dapat masuk ke dalam vagina dan menimbulkan keputihan. Tidak disarankan melakukan pembersihan dengan menggunakan vaginal douches, kecuali untuk pengobatan. Pembersihan dengan vaginal douches malah dapat merugikan karena membunuh pertahanan alamiah vagina dan menimbulkan keputihan.

Untuk pencegahan terjadinya keputihan adalah sbb

  1. Menjaga kebersihan terutama di daerah kemaluan serta mencebok yang benar
  2. Jangan menggunakan pakaian dalam dan handuk bersama dengan orang lain
  3. Hati-hati menggunakan kloset duduk yang basah
  4. Hindari penggunaan celana yang ketat, baiknya menggunakan celana berbahan katun
  5. Hindari penggunaan bahan pakaian dalam yang dapat menimbulkan     alergi
  6. Jangan berlebihan menggunakan cairan pencuci vagina karena akan mempengaruhi keasaman vagina dan menimbulkan keadaan menjadi         lembab.

 

Sumber : Diolah dari Majalah Sejati dan Rubrik Kesehatan di Kendari Pos

 

 

Categories: Kesehatan

Kabar-Kabar

November 12, 2008 2 comments

Hati Hati Para Wanita Dengan Plastik

Telah banyak informasi yang menyebutkan bahaya kemasan minuman plastik bagi kesehatan. Informasi ini adalah salah satunya. Menurut cerita penyanyi Sheryl Crow terkena kanker parudara akibat sering meminum air dalam botol plastik yang lama berada di dalam mobil.

Dokter berkata bahwa hawa panas yang memanaskan bahan plastik dalam botol  memiliki bahan kimia tertentu yang dapat menyebabkan kanker payudara. Jadi tolong berhati-hatilah dan jangan minum air dalam botol plastik yang sudah ditinggalkan di dalam mobil, dan kirimkan ke teman-teman wanita Anda.

Informasi seperti ini sangatlah kita perlukan dan kita harus berhati-hati,  dan mungkin akan menyelamatkan hidup kita. Hawapanas dapat menyebabkan  toksin/racun dari plastik menjadi bocor danberca mpu r dengan air dan    mereka telah menemukan racun ini pada jaringan payudara. Sebisa mungkin  gunakan gelas stainless steel atau botol kaca. Biarlah semua orang yang mempunyai istri atau teman wanita atau anak perempuan mengetahui ini semua.

Nb : jangan pernah membuat minuman panas dengan gelas plastik. Karena saat anda menuangkan air panas ke gelas tersebut senyawa dari plastic tsb ikut  larut bersama air. Dan saat diminum anda pasti akan merasakan sedikit pusing2. Begitu pula mungkin diantara anda ada yang suka mengkonsumsi  mie atau makanan dengan kemasan dari bahan sterofom. Sebisa mungkin jangan langsung menyeduh dengan air panas mengunakan sterofom  tersebut .

Yang juga harus di waspadai :

1.      BEKAS BOTOL KEMASAN

Mungkin sebagian dari kita me mpunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol plastik air kemasan dan menaruhnya di mobil atau di kantor.  Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di botol-botol ini mengandung  zat-zat karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh ditempat yang jauh  dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik   rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum.Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai berulang, jangan memakai botol plastik.

2.   PENGGEMAR SATE

Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena   ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran  arang yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya obatnya yaitu  timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti  Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.

3.   UDANG DAN VITAMIN C

Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat  keracunan yang fatal dalam hitungan jam.

4.   MIE INSTAN

Untuk para penggemar mi instan, pastikan Anda punya selang waktu paling  tidak 3 (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi mi instan, jika Anda akan  mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin  yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa mi instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker. Seseorang, karena  begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi  instan setiap hari . Akhirnya dia menderita kanker. Dokternya mengatakan  bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih dari 2  (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut.

5.   BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN

Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita  konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan dan cenderung dian ggap sebagai ‘pelindung makanan’. Sebetulnya  tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan. Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi, dan  informasi. Ada begitu banyak   bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu kemasan  yang bersentuhan langsung dengan makanan Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya. Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.

sumber : email dari teman

 

Categories: Kesehatan

Seri : Luar Biasanya Penciptaan Alam

September 23, 2008 1 comment

Rumus Keindahan yang Diciptakan di Alam:
Rasio Emas

 

Oleh : HARUN YAHYA

 

Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah. (QS. Al Mulk, 67: 3-4)

 

Jika sebuah bentuk yang sesuai atau sangat seimbang didapatkan melalui unsur penerapan atau fungsi, maka kita dapat mencari fungsi Angka Emas padanya… Angka Emas bukanlah hasil dari imajinasi matematis, akan tetapi merupakan kaidah alam yang terkait dengan hukum keseimbangan.

 

Apa yang sama-sama dimiliki oleh piramida di Mesir, lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci, bunga matahari, bekicot, buah cemara dan jari-jemari Anda? Jawaban atas pertanyaan ini tersembunyi pada sebuah deret angka yang ditemukan oleh matematikawan Italia, Fibonacci.

 

Sifat angka-angka ini, yang dikenal sebagai angka-angka Fibonacci, adalah bahwa masing-masing angka dalam deret tersebut merupakan hasil penjumlahan dari dua angka sebelumnya.

 

Angka Fibonacci

0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987, 1597, 2584, …

Angka Fibonacci memiliki satu sifat menarik. Jika Anda membagi satu angka dalam deret tersebut dengan angka sebelumnya, akan Anda dapatkan sebuah angka hasil pembagian yang besarnya sangat mendekati satu sama lain. Nyatanya, angka ini bernilai tetap setelah angka ke-13 dalam deret tersebut. Angka ini dikenal sebagai “golden ratio” atau “rasio emas”.

 

GOLDEN RATIO  (RASIO EMAS) = 1,618

233 / 144 = 1,618

377 / 233 = 1,618

610 / 377 = 1,618

987 / 610 = 1,618

1597 / 987 = 1,618

2584 / 1597 = 1,618

 


TUBUH MANUSIA DAN RASIO EMAS

Ketika melakukan penelitian atau memulai merancang produk, para seniman, ilmuwan dan perancang mengambil tubuh manusia, yang perbandingan ukurannya ditetapkan berdasarkan rasio emas, sebagai acuan ukuran yang mereka gunakan. Leonardo da Vinci dan Le Corbusier menggunakan tubuh manusia, yang ukurannya ditetapkan menurut rasio emas, sebagai patokan ukuran ketika membuat rancangan karya mereka. Tubuh manusia dijadikan pula sebagai patokan dalam the Neufert, salah satu buku rujukan terpenting arsitektur abad modern.

 

RASIO EMAS PADA TUBUH MANUSIA

 

Contoh pertama dari rasio emas pada tubuh manusia rata-rata adalah jika antara pusar dan telapak kaki dianggap berjarak 1 unit, maka tinggi seorang manusia setara dengan 1,618 unit.  Beberapa rasio emas lain pada tubuh manusia rata-rata adalah:

Jarak antara ujung jari dan siku / jarak antara pergelangan tangan dan siku,
Jarak antara garis bahu dan unjung atas kepala / panjang kepala,
Jarak antara pusar dan ujung atas kepala / jarak antara garis bahu dan ujung atas kepala, Jarak antara pusar dan lutut / jarak antara lutut dan telapak kaki.

 

Tangan Manusia

Angkatlah tangan Anda dari mouse komputer dan lihatlah bentuk jari telunjuk Anda. Dalam segala kemungkinan akan Anda saksikan rasio emas padanya.

Jari-jemari kita memiliki tiga ruas. Perbandingan ukuran panjang dari dua ruas pertama terhadap ukuran panjang keseluruhan jari tersebut menghasilkan angka rasio emas (kecuali ibu jari). Anda juga dapat melihat bahwa perbandingan ukuran panjang jari tengah terhadap jari kelingking merupakan rasio emas pula.

 

Anda memiliki dua (2) tangan, dan jari-jemari yang ada padanya terdiri dari tiga (3) ruas. Terdapat lima (5) jari pada setiap tangan, dan hanya delapan (8) dari keseluruhan sepuluh jari ini tersambung menurut rasio emas: 2, 3, 5, dan 8 bersesuaian dengan angka-angka pada deret Fibonacci.

 

Rasio Emas pada Wajah Manusia

Terdapat beberapa rasio emas pada wajah manusia. Akan tetapi Anda tidak dianjurkan mengambil penggaris dan berusaha mengukur wajah-wajah orang, sebab hal ini merujuk pada “wajah manusia ideal” yang ditetapkan oleh para ilmuwan dan seniman.

 

Misalnya, jumlah lebar dua gigi depan pada rahang atas dibagi dengan tingginya menghasilkan rasio emas. Lebar gigi pertama dari tengah dibandingkan gigi kedua juga menghasilkan rasio emas. Semua ini adalah perbandingan ukuran ideal yang mungkin dipertimbangkan oleh seorang dokter. Sejumlah rasio emas lain pada wajah manusia adalah:Panjang wajah / lebar wajah,Jarak antara bibir dan titik di mana kedua alis mata bertemu / panjang hidung. Panjang wajah / jarak antara ujung rahang dan titik di mana kedua alis mata bertemu, Panjang mulut / lebar hidung,
Lebar hidung / jarak antara kedua lubang hidung, Jarak antara kedua pupil / jarak antara kedua alis mata.

Categories: IPTEK & IMTAQ

Robot Bedah

September 10, 2008 1 comment

Ada beberapa hal yang tidak bisa dilakukan manusia. Kita tahu bahwa
manusia memiliki keterbatasan-keterbatasan tertentu, tetapi ternyata manusia
tidak begitu saja menerima keadaan ini. Manusia justru berusaha mengatasi
kelemahan-kelemahan tersebut dengan cara mengembangkan teknologi yang bisa
membuat mereka mampu melakukan segala hal yang semula tidak mungkin bisa
dikerjakan. Manusia tidak bisa terbang, dikembangkanlah pesawat terbang.
Bahkan pesawat yang bisa menjelajahi luar angkasa! Manusia juga tidak bisa
melihat dengan jelas dalam kegelapan padahal ada hewan-hewan yang jago
melihat dalam gelap. Merasa dikalahkan oleh hewan-hewan itu, manusia pun
mengembangkan teleskop yang tidak hanya bisa menembus kegelapan di bumi ini,
tetapi juga mampu meneropong jauh ke luar atmosfer bumi untuk mengamati
jagad raya ini. Keterbatasan dalam hal pendengaran diatasi dengan cara
mengembangkan teknologi telekomunikasi yang memungkinkan manusia untuk
terus berkomunikasi dengan belahan dunia yang sangat jauh. Begitu pesatnya
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga hal-hal yang semula
dianggap mustahil kini menjadi hal biasa yang tidak asing lagi dalam kehidupan
kita sehari-hari. Setelah semua pencapaian teknologi itu manusia masih terus saja
mengembangkan hal-hal lain yang semakin mempermudah kehidupan. Robotrobot
dan mesin-mesin mulai menggantikan manusia dalam melakukan berbagai
pekerjaan. Kini bahkan pekerjaan seorang dokter bedah di ruang operasi pun bisa
dilakukan dengan bantuan robot! Ini merupakan salah satu cara manusia
mengatasi keterbatasannya dalam dunia kedokteran.
Beberapa rumah sakit di seluruh dunia sudah mulai menerapkan
pemanfaatan robot dalam proses bedah di ruang operasi. Robot-robot ini tentu saja
tidak diprogram untuk melakukan operasi bedah secara mandiri. Generasi pertama
dokter bedah masa depan ini hanya melibatkan lengan mekanik sebagai
perpanjangan tangan para dokter yang memiliki berbagai keterbatasan manusia.
Keunggulan Robodoc (Robotic Doctor) ini terutama terletak pada kekuatan
lengannya yang jauh melebihi dokter bedah manusia. Sebagai manusia tentu saja
para dokter bedah dapat mengalami kelelahan saat sedang melakukan operasi
yang rumit dan memakan waktu. Ketelitian dan kemantapan lengan-lengan yang
melakukan pembedahan tersebut pada saat mendekati akhir proses operasi tidak
sebagus menit-menit awal pembedahan. Padahal proses operasi sangat
membutuhkan kesiagaan yang sesempurna mungkin sejak detik-detik awal
pembedahan sampai detik akhirnya. Sedikit saja kesalahan yang disebabkan
kelalaian dan kelelahan manusiawi dapat membawa malapetaka bagi pasien.
Tangan para dokter bedah yang paling hebat sekalipun terkadang masih belum
sempurna dalam hal presisi saat harus melakukan pembedahan yang paling
beresiko. Menyadari pentingnya kesempurnaan kendali dan presisi dalam proses
bedah yang menyangkut nyawa manusia, para dokter bedah kita mulai
mendapatkan bantuan dari ‘asisten’ barunya. Keseluruhan proses operasi tetap
dikomandani dokter bedah yang berpengalaman. Tetapi proses operasinya sendiri
dilakukan oleh lengan-lengan mekanik robot yang digerakkan oleh dokter.
Tujuan utama pengembangan teknologi ini adalah supaya suatu saat nanti
proses pembedahan jantung yang sangat beresiko dapat dilakukan oleh lenganlengan
mekanik yang dilengkapi berbagai peralatan bedah canggih, presisi, dan
dalam skala yang begitu kecil sehingga proses operasi ini bisa dilakukan tanpa
melukai tubuh pasien (closed-chest heart surgery). Alat-alat bedah mikroskopik
ini dapat menyelinap melalui tubuh pasien tanpa menyebabkan luka makro.
Peralatan mikroskopik yang sudah berhasil masuk ke dalam tubuh tersebut
dilengkapi juga dengan kamera mini sehingga semua yang terjadi di dalam tubuh
dapat ditampilkan pada layar monitor. Dokter bedah dapat terus menjalankan
proses operasi sambil melihat layar untuk memantau semua proses sehingga dapat
menentukan langkah-langkah yang harus diambil. Setelah proses operasi selesai,
alat-alat bedah mikro ini dikeluarkan kembali dengan sangat hati-hati. Proses
operasi tersebut tidak meninggalkan bekas luka karena luka yang ditimbulkannya
hanyalah luka mikro yang dapat pulih dalam waktu singkat. Proses operasinya
sendiri bisa diselesaikan dengan lebih cepat karena para dokter tidak perlu lagi
menyisihkan waktu untuk menyayat tubuh pasien dan menjaga kestabilan tubuh
yang dapat tiba-tiba turun karena adanya luka tersebut. Mereka pun tidak perlu
menyisihkan waktu untuk menjahit kembali luka dengan sangat hati-hati supaya
tidak meninggalkan bekas yang kentara. Dokter bisa lebih memusatkan perhatian
pada inti proses operasinya sendiri. Peralatan mikroskopik yang digunakan dapat
mencapai bagian-bagian yang biasanya sangat sulit dicapai para dokter yang
mengandalkan tangannya sendiri yang masih menggunakan pisau bedah biasa.
Kamera mini yang dipasang pada alat-alat bedah yang dimasukkan ke dalam
tubuh juga membantu dokter untuk melihat dan memantau jaringan yang biasanya
susah diamati oleh mata manusia. Pembedahan mikroskopik ini juga mengurangi
kekhawatiran terjadinya kekurangan darah karena terlalu banyaknya darah yang
hilang karena luka operasi.
Proses operasi di masa depan ini tidak membutuhkan terlalu banyak orang
untuk membantu dokter di ruang operasi. Dokter hanya akan memerlukan bantuan
satu sampai dua perawat saja sehingga ruang operasi tidak lagi penuh sesak.
Dokter akan duduk di dekat pasien sambil memantau monitor yang menampilkan
gambar-gambar yang berhasil ditangkap kamera video mini yang menempel pada
alat-alat bedah. Pisau bedah pada ujung lengan mekanik robot bergerak sesuai
perintah komputer yang dikendalikan oleh dokter. Dokter bedah hanya perlu
menggerakkan alat kendali di tangannya sambil memantau monitor. Alat kendali
yang terletak persis di bawah monitor pemantau ini mirip sepasang joystick yang
biasa digunakan anak-anak untuk bermain game di komputer atau playstation.
Komputer mendeteksi gerakan-gerakan tangan dokter dan langsung mengirimkan
perintah ke lengan mekanik untuk bergerak sesuai gerakan dokter. Jika tangan
dokter sedikit gemetar karena lelah, komputer sudah diprogram untuk
mengabaikan getarannya sehingga lengan mekanik robot tetap diam dan tidak
melukai jaringan tubuh secara tidak sengaja.
Semua proses pembedahan tetap dikendalikan oleh dokter sehingga kita
tidak perlu mengkhawatirkan tingkat keamanannya. Justru proses pembedahan
mikroskopik semacam ini lebih aman dibanding pembedahan yang melibatkan
luka makro pada tubuh. Proses pemulihan luka mikro yang disebabkan
pembedahan mikroskopik ini pun dapat berlangsung lebih cepat dibanding waktu
pemulihan yang dibutuhkan pasien yang menjalani bedah konvensional.
Keseluruhan proses penyembuhan dapat dijalankan dalam waktu yang lebih
singkat, menggunakan cara yang lebih praktis, dan yang lebih penting lagi,
metode ini merupakan alternatif yang lebih aman. Pembedahan yang dibantu
lengan-lengan mekanik robot dan pisau-pisau bedah mikroskopik yang sangat
presisi ini nantinya dapat dikembangkan lagi menjadi pembedahan jarak jauh
(telesurgery). Walaupun pasien dan dokter bedah berada di kota atau negara
berbeda, proses operasi bisa tetap dijalankan seperti biasa dengan memanfaatkan
kecanggihan teknologi internet yang menghubungkan keduanya. Teknik ini masih
terus dikembangkan karena kita memerlukan sambungan internet dengan kualitas
terbaik supaya tidak terjadi penundaan pelaksanaan perintah karena jauhnya jarak
yang harus ditempuh. Sambungan internet yang digunakan untuk proses bedah
jarak jauh ini harus mampu mengirimkan perintah dokter (melalui gerakan
joystick) ke komputer pusat yang mengendalikan lengan-lengan mekanik di ruang
operasi dalam waktu sesingkat mungkin. Komputer pusat tersebut pun harus
mampu mengirimkan perintah tersebut ke lengan mekanik supaya langsung
dijalankan tanpa penundaan yang bisa berakibat fatal bagi pasien. Gambar yang
ditampilkan pada monitor yang dipantau dokter pun harus dapat dikirimkan tanpa
penundaan supaya semua keadaan darurat dapat langsung ditindaklanjuti oleh
dokter. (Yohanes Surya).

Categories: Catatan Seorang Guru

Jaringan Velamen

August 16, 2008 8 comments

Ketika kita membicarakan tumbuhan, maka tumbuhan sama seperti makhluk multiseluler kompleks yang lain yaitu tubuhnya disusun oleh jaringan. Pada tubuh tumbuhan ditemukan dua kelompok jaringan, yaitu jaringan meristem dan jaringan permanen.

Jaringan epidermis merupakan jaringan yang selalu tumbuh dan membelah diri. Jaringan meristem ada pada ujung-ujung daerah pertumbuhan tumbuhan misalnya ujung batang, ujung akar, ujung tunas dll. Sedangkan jaringan permanen adalah jaringan yang berasal dari meristem yang sudah mengalami spesialisasi / diferensiasi menurut fungsinya masing-masing, serta memiliki ciri relatif sudah tidak aktif membelah lagi selnya.

Contoh jaringan permanen adalah :

Jaringan epidermis, yaitu jaringan yang memiliki fungsi pelindung dan penutup tubuh tumbuhan. Karena berfungsi sebagai pelindung, maka jaringan epidermis terletak paling luar dari tubuh tumbuhan (sebagai kulit), mulai pada akar, batang dan daun.

Misalnya jaringan epidermis yang terletak pada akar tumbuhan A memiliki fungsi yang sesuai dengan fungsi akar tumbuhan A yang disusunnya. Kita tahu bahwa akar tumbuhan memiliki bentuk disesuaikan dengan fungsinya. Misalnya akar gantung pada pohon beringin atau pohon bakau memiliki fungsi mengikat oksigen. Otomatis jaringan epidermis yang menyusunnya juga berfungsi demikian. Intinya jaringan epidermis pada akar akan berfungsi sesuai dengan bentuk / modifikasi akar yang disusunnya.

Pada akar tumbuhan epipit, tumbuhan yang menempel pada benda lain / tumbuhan lain, jaringan epidermis akarnya berfungsi untuk menangkap dan menimbun air yang diperolehnya. Modifikasi jaringan epidermis ini disebut velamen. Velamen ditemukan umumnya pada tumbuhan keluarga anggrek, misalnya pada akar anggrek kalajengking, Arahnis flosaeris. Selain pada tumbuhan keluarga anggrek, velamen juga ditemukan pada tumbuhan dari genus Clavia. Clavia adalah genus tumbuhan monokotil dari Afrika utara dan memiliki 6 spesies, contohnya C. miniata.

Sumber : wikipedia.org

Jadi velamen tidak hanya ditemukan pada tumbuhan anggrek saja. Ok. Atau ada yang ingin menambahkan?

Categories: Catatan Seorang Guru

Muridku bertanya tentang …

May 29, 2008 1 comment

Hamil Di Luar Kandungan, Apa Ada???

Kemarin, murid saya yaitu Fathya (XI IA 1) menanyakan tentang hamil di luar rahim itu bagaimana, kok bisa ya pak?” katanya”. Pertanyaan itu ditanyakan saat saya sedang menerangkan proses kehamilan pada manusia. Karena saya belum tahu, maka saya hanya dapat menjawab, “kalau hamil di luar nikah bapak tahu, tapi kalau hamil di luar rahim bapak belum tahu” seloroh saya. Rasa ingin tahu akhirnya saya mencari di internet dan mendapatkan penjelasan dari mantan penderita keadaan tersebut. Ibu Dewy namanya. Berikut penjelasannya …

Saat ini saya baru saja dalam masa pemulihan setelah menjalani proses operasi akibat dari kelainan kehamilan tersebut (saya di diagnosa hamil di luar kandungan hanya beberapa jam sebelum akhirnya saya harus menjalani operasi KET / Pengangkatan Saluran Tuba Falopii )

Sepengetahuan saya yang juga saya dapatkan dari beberapa sumber bahwa kehamilan diluar kandungan disebabkan berbagai hal.Beberapa diantaranya karena Infeksi, adanya kista atau polip pada organ reproduksi kita.

Kita perlu cari tahu dengan dokter penyebab spesifik kasus ini. Penyebab infeksi pun beragam mulai dari keputihan yang dialami sebelum hamil, pemakaian pembalut yang sering berganti2 merek bahkan sebab lain yang bisa jadi disebabkan oleh pasangan kita.

Pada Umumnya ketika terjadi pembuahan, sel sperma menempel pada sel telur dan selanjutnya terjadi proses pembelahan sel dari 2,4,8…dst selanjutnya disertai dengan pergerakan Zygot ( sel telur yang telah dibuahi) ke arah rahim. Tetapi karena adanya infeksi/kista/polip pada saluran tersebut menyebabkan calon bayi tsb tidak bergerak sebagaimana mestinya, yang biasanya bertahan pada posisi saluran tuba falopii. Masih dari informasi yang saya peroleh bahwa calon bayi/janin pada kasus ini hanya bertahan hanya sampai 6-7 minggu saja. Ketika kejadian usia kandungan saya berjalan sekitar 5-6 minggu dan akhirnya saya mengalami pendarahan yang disebabkan pecahnya janin saya hingga masuk ke organ tubuh di luar rahim ( itulah sebabnya dinamakan hamil diluar kandungan/ hamil tuba ) dan kondisi ini bila sampai terlambat justru akan berbalik mengancam keselamatan ibunya.

Tapi andaikata belum terlambat biasanya dokter memberikan suntikan atau obat untuk membantu terjadinya proses kehamilan normal.

Tapi bukan bermaksud untuk menakut-nakuti hanya ingin berbagi pengalaman saya dengan yang lain.

Semoga pengalaman menyenangkan selama masa kehamilan selalu menyertai kita.

Sumber : www.parenting.co.id

Categories: Catatan Seorang Guru